Anak liqo' dan cah pondok, lebih islami mana?
Anak liqo' dan cah pondok, lebih islami
Liqo' adalah istilah pengajian orang-orang HTI atau PKS. Liqo sendiri artinya ketemuan. Bahas apa? Yo, mbuh. Yang pasti tentang keislaman. Nggak mungkin tentang sepak bola.
Kata " liqo" pernah ternoda, karena ada oknum anggota PKS kena korupsi dan menggunakan kata liqo sebagai kode korupsi. Jebule.
Pengajian di pesantren ada bandongan, sorogan, dlsb. Tema pengajian juga seputar keislaman, mulai dari nahwu-shorrof sampai tasawuf.
Dan outputnya, mana yang lebih islami? Anak liqo atau cah pondok?
Kita lihat:
1. Pakaian
Anak liqo' kalau perempuan, pakai cadar, jilbab syar'i yang panjangnya minta ampun. Kalau laki-laki pakai celana atas tumit. Kaya orang kebanjiran.
Anak pesantren, kalau perempuan, pakai jilbab biasa. Tanpa cadar. Ada yang bercadar, tapi jarang. Kalau laki-laki, nggak jelas: sesuai dengan "mode" yang lagi trend di pesantren masing-masing. Ada yang gondrong, ada yang cepak kaya tentara. Pakai sarung dan kopyah. Itu pakaian di pesantren. Kalau di luar pesantren, sudah tidak mirip anak pesantren. Pakai jens, topi, kaos oblong, dlsb.
Dari pakaian, anak liqo' lebih islami.
1-0
2. Bahasa
Bahasa anak liqo', ana-ente, akhi-ukhti, subhanallah, masya Allah, dlsb. Seringkali takbir. Meskipun lagi nggak sholat atau tahlilan. Melihat foto bagus, mereka bilang, subhanallah. Lihat ada yang jatuh bilang, innalillah, dst.
Bahasa anak pesantren agak kacau dan beda tempat, dan lawan bicara beda bahasa: dengan kiai atau ustadz bahasa sangat halus, dengan teman kelas atau teman sekamar wes gak jelas, kadang cak-cuk, dlsb. Tak ada subhanallah dlsb dalam obrolan mereka. Melihat foto bagus mereka bilang, asem apike. Lihat ada yang jatuh, mereka ketawa dulu lalu bilang, nggak apa-apa? Padahal jatuh kok nggak apa-apa.
Dari segi bahasa, anak liqo' lebih islami.
2-0
3. Musik dan playlist lagu di hp
Anak liqo' musik-musik islami atau musik timur-tengahan yang belum jelas islami apa lagu cinta-cintaan. Selain itu, murottal al-Qur'an.
Anak pesantren musiknya nggak jelas, ada yang suka lagu pop, rock, pop-rock, regge, dangdutan, dst. Lagu-lagu islami ada juga tapi dikit. Murottal juga jarang.
Bermusik, anak liqo' lebih islami.
Skor 3-0
4. Upaya berislam
Anak liqo' dengan doktrin islam kaffah-nya memahami Islam dan berislam dalam semua lini kehidupan bahkan sampai ranah politik praktis. Maka, politik dengan isu SARA dibenarkan, menurut mereka.
Berislam ala anak liqo' adalah berislam langsung dengan al-Qur'an-hadits dengan slogan yang sudah terkenal: kembali pada al-Qur'an-hadits. Memberikan sebuah pernyataan hukum Islam, maka siap-siap ditanya, mana dalil dari al-Qur'an atau haditsnya?
Anak pesantren memiliki doktrin islam rahmatal lil alamin, yang kalau lebih diperkecil lagi menjadi islam yang ramah atau rahmah. Berislam di kalangan anak pesantren tidak sampai pada ranah politik praktis, karena di kacamata mereka, politik itu najis, kotor, hina, dst. Dan agama penuh dengan sakral, suci, mulya, dlsb. Jadi, tidak bisa dicampur-adukkan.
Berislam dalam arti menerapkan islam tidak langsung al-Qur'an-hadits, sebab mereka punya fikih, sebagai produk jadi dari inti sari al-Qur'an-hadits. Menurut mereka, yang bisa langsung pakai al-Quran atau hadits adalah tingkatan mujtahid, sedangakan mereka hanya muqallid. Memberi statemen tentang hukum Islam paling cuma ditanya, punya ibarot? Atau kata imam siapa? Gak bakalan ditanya, dalil al-Qur'an atau hadits.
Skor 3-1.
Politik SARA bahaya, memecah belah bangsa, sebab Indonesia mengakui 6 agama, yang masih rentan dengan konflik atar agama.
Kesimpulan. Anak liqo' lebih islami dari cah pondok. Anak pondok kalah telak. Saya wasitnya. Jadi, sak karepku toh.
*skor sementara. Pegel nulis.

Komentar
Posting Komentar