(Not Politik) Kiai ndeso vs Ustadz Kota
*
Apa kerennya kiai Ndeso? Biasa, tapi dalam biasa itulah tersimpan banyak hal yang mengagumkan. Misal,
1. Kiai-kiai Ndeso tidak suka mengeluarkan fatwa-fatwa. Biasanya beliau-beliau akan merujuk pada hasil bahtsul masa'il.
Beda dengan ustadz kota, yang biasanya jika ada majlis taklim atau pengajian membuka sesi tanya-jawab. Apa salahnya? Salahnya adalah ketika ada pertanyaan yang dia tidak tau atau ragu dengan jawaban, si ustadz akan menjawab sekenanya. Masalahnya adalah hukum islam atau syariat Islam tidak bisa dengan 'sekenanya' tersebut. Apakah mau si ustadz itu akan menjawab " tidak tau" ketika ada pertanyaan dan dia tidak tau atau ragu dengan jawaban, seperti yang biasa dilakukan oleh kiai Ndeso?
2. "Kelemahan" kiai ndeso itu biasanya beliau-beliau tidak fasih dalam pengucapan bahasa Arab dan jug tidak begitu suka mengeluarkan dalil-dalil baik dari al-Qur'an ataupun hadits.
Beda dengan ustadz kota, biasanya sangat fasih dalam bahasa Arab dan suka mengeluarkan dalil-dalil.
Lha masalahnya dimana? Disinilah "kelebihan" ustadz-ustadz kota.
3. Kiai ndeso dalam mendidik para santrinya menggunakan metode tradisional: metode utawi-iki-iku. Metode yang dicetuskan oleh wali songo. Mereka enggan beralih ke metode pembelajaran yang baru sekalipun.
Ada beberapa metode pembelajaran yang dilakukan oleh para kiai ndeso:
Bandongan: sang kiai membaca kitab dengan makna jawa atau bahasa setempat, sedangkan para santri memaknai(memberi arti). Metode ini berguna untuk menambah pengetahuan para santri.
Sorogan: para santri membaca kitab dihadapan kiai, dan kiai mengoreksi bacaan si santri. Metode ini berguna untuk mengetahui kemampuan dan perkembangan para santri.
Konon, dua metode ini dipakai juga di universitas di luar negeri.
4. Kiai ndeso punya selera humor yang tinggi, banyak cerita-cerita lucu yang memiliki makna dalam.
Tidak bermaksud mengucilkan ustadz-ustadz kota, karena banyak juga ustadz-ustadz kota yang keren.
Tulisan ini agak general, jadi akan banyak mustasnayat di dalamnya.
Kiai ndeso adalah kiai yang tinggalnya di perdesaan, sedangkan ustadz kota adalah ustadz yang tinggalnya di kota atau yang sering nongol di you tube dan media sosial.

Komentar
Posting Komentar