Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

Kemarab

Akhi-ukhti, ana-anta, cak-cuk-gok Dalam bahasa, bahasa Arab tidak punya tatakrama seperti bahasa Jawa. Akhi-Ukhti, ana-anta adalah kata yang penggunaannya sama dengan lawan bicara beda. Bahkan kepada Tuhan sekalipun. Beda dengan bahasa Jawa, kalau lawan bicara umurnya lebih rendah, menggunakan kata " le, tole, nduk" dlsb. Kalau lawan bicara sama derajatnya, menggunakan kata " koe, koen, awakmu, gok, cuk" dlsb, dan kalau lawan bicara lebih tinggi pangkatnya, menggunakan kata " panjenengan, sampeyan, kulo" dlsb. Bahasa madura juga mirip bahasa Jawa. Orang Jawa yang tinggal di Jawa dan berintraksi dengan orang Jawa, lalu menggunakan bahasa "akhi-ukhti" sungguh tidak nJawani, hilang jati diri, karakter sebagai manusia Jawa. Hilangnya jati diri membuat seseorang menjadi "alien"! Lalu mencari identitas baru yang bukan jati dirinya, budayanya, bahkan sejarahnya. Sebab manusia butuh sejarah-sejarah yang menghubungkan dirinya dengan lingk...

Wahyu dan Tidur: Perdebatan As-Suyuti dan Ar-Rafii

Wahyu itu datangnya dalam keadaan Nabi saw sadar, tidak tidur. Tapi ada satu surat yang turun saat nabi tertidur, yaitu surat al-kautsar. Para ulama pun "berantem". " Nggak bisa, itu bukan tidur, tapi karena wahyu yang datang terkadang sangat berat, maka seakan-akan nabi tertidur", kata as-Suyuti. Ar-Rafii nanggepin dengan santai, "tidur ya tidur. Riber amet. Mimpi nabi-nabi itu wahyu. Kaya cerita adzan, bahkan yang mimpi tentang adzan juga beberapa sahabat nabi, seperti Umar ibn khattab itu". Bedanya, kalau bukan selain nabi namanya ilham atau wangsit, bukan wahyu. Ada ilhamudin armain, pemain timnas Indonesia. "Nggak bisa. Nabi saw tidak tidur. Itu adalah efek dari wahyu. Kan ada yang ngegambarin bahwa dari beratnya sampai kaya mati. Semua al-Qur'an turun dalam keadaan Nabi saw terjaga", sela as-Suyuti. Ar-Rafii diem aja. Males nanggepin paling. Ojil said: tanya ja langsung ke Nabi saw. Lha, emang kenapa wahyu turun sedangkan ...

Anak liqo' dan cah pondok, lebih islami mana?

Gambar
Anak liqo' dan cah pondok, lebih islami Liqo' adalah istilah pengajian orang-orang HTI atau PKS. Liqo sendiri artinya ketemuan. Bahas apa? Yo, mbuh. Yang pasti tentang keislaman. Nggak mungkin tentang sepak bola. Kata " liqo" pernah ternoda, karena ada oknum anggota PKS kena korupsi dan menggunakan kata liqo sebagai kode korupsi. Jebule. Pengajian di pesantren ada bandongan, sorogan, dlsb. Tema pengajian juga seputar keislaman, mulai dari nahwu-shorrof sampai tasawuf. Dan outputnya, mana yang lebih islami? Anak liqo atau cah pondok? Kita lihat: 1. Pakaian Anak liqo' kalau perempuan, pakai cadar, jilbab syar'i yang panjangnya minta ampun. Kalau laki-laki pakai celana atas tumit. Kaya orang kebanjiran. Anak pesantren, kalau perempuan, pakai jilbab biasa. Tanpa cadar. Ada yang bercadar, tapi jarang. Kalau laki-laki, nggak jelas: sesuai dengan "mode" yang lagi trend di pesantren masing-masing. Ada yang gondrong, ada yang cepak kaya te...

Tafsir Surat as-Sajdah ayat 11: Kematian

🕋 📖 *#Ayat Kita Hari Ini. Senin 29 Dzulhijjah 1439/ 10 September 2018* قُلْ يَتَوَفَّاكُمْ مَلَكُ الْمَوْتِ الَّذِي وُكِّلَ بِكُمْ ثُمَّ إِلَىٰ رَبِّكُمْ تُرْجَعُونَ Katakanlah, “Malaikat maut yang diserahi untuk (mencabut nyawa)mu akan mematikan kamu, kemudian kepada Tuhanmu, kamu akan dikembalikan.” 📖  *Surat As-Sajdah, Ayat 11* _______________ Tafsir Tematik: Sisi Lain Kematian Kematian bukan akhir segalanya, yang berakhir hanya intraksi sosial secara fisik, seperti bertegur sapa dan bercanda dan lain sebagainya. Sedangkan intraksi ruh, masih tetap berlanjut. Misal, manfaat atau keberkahan dari yang sudah meninggal. Contoh, para wali Allah yang selama hidupnya banyak memberi manfaat dan keberkahan kepada sesama, saat sudah wafatpun masih tetap bisa memberi manfaat dan keberkahan. Ini adalah keyakinan dalam ajaran aswaja ala NU. Dalam surat Ali Imran ayat 168 dijelaskan bahwa orang-orang yang meninggal dalam membela ajaran Allah masih hidup. Dasar inilah yang dijad...

Tafsir Politik surat al-An'am ayat 10: Politik ora usah nesu

Gambar
🕋 📖 *#Ayat Kita Hari Ini. Kamis 25 Dzulhijjah 1439/ 06 September 2018* وَلَقَدِ اسْتُهْزِئَ بِرُسُلٍ مِنْ قَبْلِكَ فَحَاقَ بِالَّذِينَ سَخِرُوا مِنْهُمْ مَا كَانُوا بِهِ يَسْتَهْزِئُونَ Dan sungguh telah diperolok-olokkan beberapa rasul sebelum kamu, maka turunlah kepada orang-orang yang mencemoohkan di antara mereka balasan (azab) olok-olokan mereka. 📖 *Surat Al-An'am Ayat 10* ___________________________ TAFSIR TEMATIK Dalam ayat ini dijelaskan bahwa Hinaan, celaan kepada para Rasul sebelum Muhammad saw adalah menjadi penyebab diadzabnya umat terdahulu oleh Allah. Dalam dua ayat sebelumnya dijelaskan bahwa orang musyrik menghina Nabi untuk menurunkan malaikat sebagai bukti kebenaran ajaran Nabi Muhammad saw. Tuntutan yang berbau hinaan itu lalu diturunkannya surat al-An'am ayat 10 ini. Apakah jika malaikat turun membenarkan ajaran Nabi Muhammad saw, mereka akan beriman? Surat al-An'am ayat 8 menjelaskan bahwa sekalipun malaikat turun, mereka tidak aka...

6 Tingkatan Mujtahid fikih

Gambar
Tingkatan ahli fikih atau fuqaha' ada enam tingkatan 1. Mujtahid mustaqil Mujtahid mustaqil adalah seorang ahli fikih yang membuat kaidah-kaidah atau rumusan-rumusa fikih sendiri dan dari kaidah-kaidah fikih tersebut hukum fikih terbangun, seperti para imam-imam madzhab yang empat. Ibnu ‘Abidin menamainya dengan tabaqat al-mujtahidin fi as-sayar'. 2. mujtahid mutlaq ghairu mustaqil Mujtahid mutlaq ghairu mustaqil adalah seorang mujtahid yang sudah sampai pada tingkat mujtahid mustaqil, hanya saja tidak membuat kaidah-kaidah fikih sendiri, akan tetapi mengikuti kaidah-kaidah fikih yang sudah dibuat oleh imam-imam madzhab dalam berijtihad. Seperti murid-murid para imam-imam madzhab, seperti Abi Yusif, Muhammad, dan Zafr dari madzhab Hanafiyah, dan Ibnu Qosim, Asyhab, Asad ibnu al-Farat dari madzhab Malikiyah, dan al-Buwaithi dan al-Muzanni dari madzhab Syafiiyah, dan Abu Bakar alal-Atsram dan Abu Bakar al-Marudi dari madzhab Hambali. Ibnu ‘Abidin menyebutnya dengan tab...

(Not Politik) Kiai ndeso vs Ustadz Kota

Gambar
* Apa kerennya kiai Ndeso? Biasa, tapi dalam biasa itulah tersimpan banyak hal yang mengagumkan. Misal, 1. Kiai-kiai Ndeso tidak suka mengeluarkan fatwa-fatwa. Biasanya beliau-beliau akan merujuk pada hasil bahtsul masa'il. Beda dengan ustadz kota, yang biasanya jika ada majlis taklim atau pengajian membuka sesi tanya-jawab. Apa salahnya? Salahnya adalah ketika ada pertanyaan yang dia tidak tau atau ragu dengan jawaban, si ustadz akan menjawab sekenanya. Masalahnya adalah hukum islam atau syariat Islam tidak bisa dengan 'sekenanya' tersebut. Apakah mau si ustadz itu akan menjawab " tidak tau" ketika ada pertanyaan dan dia tidak tau atau ragu dengan jawaban, seperti yang biasa dilakukan oleh kiai Ndeso? 2. "Kelemahan" kiai ndeso itu biasanya beliau-beliau tidak fasih dalam pengucapan bahasa Arab dan jug tidak begitu suka mengeluarkan dalil-dalil baik dari al-Qur'an ataupun hadits. Beda dengan ustadz kota, biasanya sangat fasih dalam bahasa Ar...

Tafsir politik surat an-nisa' Ayat 149: bisakah Cebong dan Kampret saling memaafkan?

Gambar
🕋 Foto: hipwee 📖 *#Ayat Kita Hari Ini. Senin 22 Dzulhijjah 1439/ 03 September 2018* إِنْ تُبْدُوا خَيْرًا أَوْ تُخْفُوهُ أَوْ تَعْفُوا عَنْ سُوءٍ فَإِنَّ اللَّهَ كَانَ عَفُوًّا قَدِيرًا Jika kamu menyatakan sesuatu kebajikan, menyembunyikannya atau memaafkan suatu kesalahan (orang lain), maka sungguh, Allah Maha Pemaaf, Mahakuasa. 📖  *Surat An-Nisa', Ayat 149* ___________________________ Ayat ini menggambarkan dengan sangat jelas bagaimana menjadi pribadi yang pemaaf dan saling memaafkan, karena sejatinya manusia adalah tempat salah dan lupa, sehingga untuk terciptanya kehidupan yang harmonis sangat membutuhkan rasa saling memaafkan. Jika tidak ada pintu maaf, maka alangkah muramnya dunia. Bumi hanya akan menjadi medan perang, karena dendam yang terus menyala terbakar. Hidup yang menyeramkan. Mengapa harus bisa menjadi pribadi pemaaf, yang lapang dada? 1. Memaafkan bukan bukti lemah dan kalah 2. Menyimpan dendam hanya akan membawa beban. Dengan memaafkan beb...

Tafsir Politik Surat an nisa ayat 36

🕋 📖 *#Ayat Kita Hari Ini. Ahad 21 Dzulhijjah 1439/ 02 September 2018* وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا ۖ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَبِذِي الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ وَالْجَارِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَنْبِ وَابْنِ السَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ مَنْ كَانَ مُخْتَالًا فَخُورًا Dan sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun. Dan berbuat-baiklah kepada kedua orang tua, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga dekat dan tetangga jauh, teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahaya yang kamu miliki. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang sombong dan membanggakan diri, 📖  *Surat An-Nisa', Ayat 36* ___________________________ Ayat ini menjelaskan tentang bagaimana sebuah keseimbangan hidup antara hablun min Allah dan hablun min an-nas. Hablun min Allah digambarkan dengan " sembahlah Allah dan jangan menyekutukan-...

Kampanye sehat gimana sih?

Kampanye tak ubahnya marketing, pemasaran sebuah produk. Bedanya, kampanye memasarkan orang, sedangkan marketing memasarkan barang atau jasa. Kalau kita cermati bersama, ada dua tipe kampanye menjelang pilpres 2019: Pertama, fokus dengan barang sendiri. Dengan artian menjelaskan kelebihan, keunggulan, dan alasan mengapa harus memilih produk kita. Kedua, lebih sibuk dagang orang lain dengan mencari-cari kelemahan, kesalahan "toko sebelah". Dan sering lupa memasarkan produk sendiri. Tipe ini berusaha mengurangi atau gembosi. Dan dalam perang, hal ini masuk dalam strategi memukul mental lawan. Kerugiannya adalah jika tipe ini tidak melengkapi dengan data yang lengkap dan valid, akan menjadi fitnah dan ini tentu saja menjadi senjata makan tuan. Akan tetapi jika dilengkapi dengan datapun, jika dilakukan terus-menerus, akan mengakibatkan ketidaksukaan calon pembeli. Bagaimana dengan pilpres 2019? Menurut penulis, tipe kedua sama sekali tidak bisa membuat para pendukung bera...

Lucunya Perpolitikan Indonesia

Oleh: Ahmad Mas'ud Sejak Joko Widodo menjadi presiden indonesia pada 2014 silam, terbentuklah dua kubu yang saling bertikai: pro-Jokowi yang disebut kecebong dan pro-Prabowo yang disebut dengan kampret. Dua kubu yang lumayang menghibur, sebab saling ejek di antara keduanya tidak pernah selesai. Kecebong dan kampret garis keras akan mati kutu saat Jokowi dan Prabowo "bermesraan", misal: 1. Saat Jokowi datang ke rumah Prabowo di Hambalang ketika terjadi demonstrasi besar-besaran, mulai demo 212 sampai deno 411. 2. Saat Jokowi dan Prabowo dipeluk oleh peraih medali emas Asian Games 2018. Bahkan sebelum itupun, Jokowi terlihat "mesra" dengan Prabowo. Nah, di sinilah lucunya, bagaimana perasaan para kecebong dan kampret garis keras? Campur-aduk tentunya. Pola pikir kecebong dan kampret garis lurus tentang politik sangat lucu dan absurd, karena: 1. Politik hitam-putih Warna politik yang tidak berwarna karena kebanyakan warna itu oleh mereka dianggap bahwa po...

Al-Qur'an dan politik

Apa hubungannya al-Qur'an dengan politik? Tidak ada. Al-Qur'an bukan kitab politik. Al-Qur'an adalah kitab suci umat Islam yang berisi tentang petunjuk agar hidup bahagia di dunia dan akhirat. Jadi, jika ada yang menggunakan al-Qur'an sebagai justifikasi atas tindakan, pilihan atau peristiwa politik, maka dia sudah mabuk politik. Dan itu berbahaya. Sebab tanpa sadar, dia sudah membawa al-Qur'an dari yang suci ke tempat yang hina:politik. Tidak adakah ayat yang berbicara tentang perebutan kekuasaan? Ada, seperti ayat tentang Nabi Daud as yang berperang dengan Jalut, Nabi Musa a dan Fir'aun, atau tentang Nabi Yusuf di Mesir. Tetapi bukan berarti para politikus dan pendukungnya menggunakan al-Qur'an sebagai dasar pembenaran atas dukungannya dalam berpolitik. Itu keliru. Dan tidak etis. Bermain-main dengan al-Qur'an adalah menjadikan al-Qur'an eebagai alat kampanye. Tidakka cara lain selain menggunakan kitab suci? Mau berpolitik apa mau ngaji? Jika ...

Santri dan pahitnya politik menjelang pilpres 2019

Di mulainya tahun politik membuat semua orang seakan larut di dalam hingar bingar dan panas dingin pilpres. Dimulai dengan kontroversi terjungkalnya Mahfudz MD sebagai cawapres Jokowi yang semula sangat kuat akan mendampingi Petahana di pilpres 2019. Dilanjut dengan curhat panjang Mahfudz MD di ILC yang menguak kronologi gagalnya dia maju menjadi cawapres dengan menyeret beberapa nama besar, seperti Muhaimin Iskandar. Terpilihnya KH. Ma'ruf Amin sebagai cawapres Jokowi menyisakan kegalauan tersendiri bagi sebagian santri yang kontra Jokowi. Mau tidak mau mereka harus "menyerang" KH. Ma'ruf Amin. Dan disinilah ujian terberat seorang santri, sebab menyerang kiai adalah pantangan terbesar. Kiai di mata santri Kiai bagi seorang santri adalah orang tua ruh, jiwa, yang harus lebih dihormati daripada orang tua kandung. Sehingga jika ada perbedaan antara perintah orang tua dan kiai, maka yang didahulukan adalah perintah kiai. Bahasa kiasan yang pernah dipakai oleh Gus ...

HRS Dukung Prabowo-Sandi

Gambar
Siapa yang tidak kenal dengan HRS? Imam besar Front Pembela Islam, FPI. HRS memiliki pengaruh besar dan banyak pengikut dan simpatisan fanatik yang lumayang banyak dan tersebar di seluruh Indonesia. Bukti paling mutakhir adalah aksi bela Islam 212 dan 411 di Jakarta yang menuntut hukuman bagi Basuki Tjahaya Purnama atau Ahok atas tuduhan penistaan agama. FPI bukan ormas politik, akan tetapi PA 212 sepertinya memiliki hasrat turut ikut dalam politik praktis. Bagaimana dengan HRS sendiri? Kita belum tau pasti, karena sampai saat ini HRS masih di Arab Saudi, hanya saja beberapa tokoh politik pernah menemui HRS di Arab Saudi untuk meminta dukungan politik. Apakah sudah bisa dipastikan HRS dan FPInya akan mendukung Prabowo-Sandiaga? Belum ada data valid tentang dukungan HRS ke pasangan Prabowo-Sandiags. Hanya saja, HRS hampir tidak akan mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin. Maka yang perlu dilakukan oleh Prabowo-Sandiaga adalah mendapatkan dukungan HRS secepat mungkin dengan cara...

Politik PHP vs Politik Kardus

Gambar
Dua kubu Prabowo-Sandiaga dan Jokowi-Ma'ruf Amin mengalami suatu yang dramatis di detik-detik terakhir deklarasi cawapres. Di kubu Prabowo, muncul tanpa dugaan nama Sandiaga S. Uno sebagai cawapres Prabowo mengalahkan nama UAS, AHY, dan Habib Salim As-Segaf. Hanya saja terjadi kebocoran bahwa ada dana 500 M untuk PKS dan PAN yang dikatakan oleh salah satu petinggi Partai Demokrat. Dan ini menjadi cacat sendiri di mata publik jika hal itu ada tindak lanjut. Permainan politik ala Sandiaga lalu dikenal dengan nama politik kardus. Permainan politik ala Sandiaga kurang rapi dan tidak cantik. Sedangkan di kubu Jokowi, nama KH Ma'ruf Amin muncul mengalahkan Mahfudz MD. Mahfudz MD menjadi korban PHP yang kedua kalinya setelah pada tahun 2014 lalu juga diPHP oleh Jokowi dan partai koalisinya. Politik PHP yang dialami oleh Mahfudz MD menjadi cacat tersendiri di mata publik. Publik akan menilai bahwa itu adalah sebuah bentuk kebohongan! Pak Mahfudz dengan legowo menerima politik PH...

Mingkemo! Menyikapi Manuver Politik Jokowi-Ma'ruf Amin

Gambar
Mingkemo! Foto:  Radar karawang Andai orang yang tidak tau apa-apa tidak banyak komentar, maka akan sedikit pertentangan di antara manusia, begitulah yang disampaikan oleh Imam Al-Ghazali. Dan itu juga yang terjadi di jaman sekarang, yang tidak tau apa-apa banyak komentar, sembari menyalahkan andai tidak sesuai dengan asumsinya sendiri. Menghadapi orang seperti ini cukup rumit, karena dia sudah membangun asumsi yang dia yakini kebenarannya, sehingga penjelasan macam apapun tidak akan bisa mengubah asumsi tersebut. Contoh paling gampang adalah Jokowi di mata para haters. Bukan bermaksud menyanjung Jokowi, akan tetapi ini hanya contoh saja. Mereka sudah yakin seyakin-yakinnya bahwa Jokowi adalah kata lain dari sebuah kesalahan atau Jokowi adalah salah. Nah, apapun yang dikerjakan oleh sang presiden RI ini pasti salah. Tidak ada yang benar. Andaipun benar, maka mereka masih mencari kesalahan Jokowi. Misalnya, sang presiden sedang shalat. Dimana salahnya orang shalat? Sebaga...

Logika Tempurung: perang logika dalam politik Islam

Gambar
Logika Tempurung: Cebong vs kampret Foto:  Kompasiana.com Dalam dunia perpolitikan kekinian ada dua istilah ngetren: kecebong atau biasa disingkat cebong adalah pendukung presiden Joko Widodo dan pemerintah, dan kampret adalah pendukung Prabowo Subianto atau yang bukan pendukung Prabowo akan terapi kontra Presiden Joko Widodo dan pemerintah. 'Perang' dua kubu ini cukup panas dan menarik, dan sudah berlangsung selama 4 tahun, sejak Jokowi naik menjadi Presiden Republik Indonesia. Baik "perang" di dunia maya atau di dunia nyata, tetapi tidak sampai ada pertumpahan darah. Sedangkan logika tempurung adalah istilah untuk cara berpikir para cebong dalam berdebat dan berargumentasi. Istilah logika tempurung ini menggambarkan  cara berpikir yang sempit, kaku, tidak kritis. Logika Tempurung dalam Islam Pada masa awal islam, logika tempurung sudah nampak saat munculnya kaum khawarij, para mualaf yang tidak mau belajar Islam dengan benar, hanya mau mengambil langsun...

Jangan Fitnah KH. Ma'ruf Amin

Gambar
Jika mengaku Santri, NU dan Umat Islam agar KH. Ma'ruf Amin Cucu Syeikh Nawawi Al-Bantani tidak difitnah lagi. Foto: jateng.tribunnews.com CUCU MBAH KHOLIL BANGKALAN INGATKAN ORANG YANG PURA-PURA KASIHAN KEPADA KH. MA'RUF AMIN TAPI HATINYA PENUH KEDENGKIAN MIRIP DENGAN IBLIS YANG PURA-PURA KASIHAN TERHADAP ADAM. Apakah kalian tau bagaimana Iblis mengeluarkan Nabi Adam dan Sayyidatina Hawa’ dari surga?? Coba kalian baca Tafsir As-Showi Juz 1 halaman 43-44, disana tertulis: “بأن قال لهما هل أدلكما  على شجرة الخلد، وقاسمهما بالله أنه لهما لمن الناصحين." Iblis berkata: Apakah kalian mau saya tunjukkan kepada kalian berdua tentang pohon khuldi (pohon yg membuat kekal di surga)?? Kemudian Iblis pun bersumpah: ”Demi Alloh sesungguhnya ia (Iblis) kepada mereka berdua (Adam dan Hawa) adalah yg memberi nasehat baik. Begitulah iblis, berpura-pura belas kasihan kepada Adam, kelihatannya memberi nasehat, berpura-pura menyayangi Nabi Adam, tapi sesungguhnya ia sangat...